Kelompok Studi Lingkungan


Unit


PERGURUAN TINGGI GRAHA KIRANA 

MENUJU KAMPUS BERSIH,RAPI dan NYAMAN

Hari ini ketika banyak pihak ditanyakan tentang masalah penurunan kualitas dan kuantitas Lingkungan Hidup  diyakini dua kata kunci , Yaitu akibat dari eksplorasi SDA(Sumber Daya Alam) yang tidak terkendali, serta lemahnya penegakan hukum bagi perusak lingkungan. Itu artinya kesadaran dan tanggung jawab moral sebagai individu terhadap kelestarian lingkungan hidup sangatlah kritis, hal ini bertolak belakang dari  amanat  UUPLH NO 32 Tahun 2009. ” Yang menyatakan bahwa setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup, serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan perusakan lingkungan”.

Persoalannya adalah, apa yang harus kita lakukan?,  darimana kita memulainya untuk dapat merubah prilaku dan budaya guna meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui upaya transformasi  dampak atas persoalan lingkungan yang terjadi, serta upaya-upaya prefentif dapat dilakukan guna meminimasi dampak yang terjadi,kepada segenap komponen anak bangsa. Hal ini sangatlah penting  dan hal ini merupakan bagian dari  mencerdaskan kehidupan bangsa dan pemahaman dalam artian yang sesungguhnya, atas persoalan yang dihadapi. Kampus sebagai suatu Lembaga/ Institusi yang fungsinya utamanya menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat

 Eco-campus Program dilatarbelakangi oleh  lingkungan kampus YANG diharapkan merupakan tempat yang nyaman, bersih, teduh (hijau), indah dan sehat dalam menimba ilmu pengetahuan; Kemudian lingkungan kampus sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem perkotaan tidak sedikit peranan dan sumbangannya bagi meningkatkan maupun dalam menurunkan pemanasan global. Disamping itu, yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana masyarakat kampus dapat mengimplementasikan IPTEK Bidang Lingkungan Hidup secara Nyata. Oleh karena itu program Eco-Campus adalah Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat kampus sebagai kumpulan masyarakat ilmiah untuk turut serta berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam mengurangi Pemanasan Global.

Pengertian istilah Eco-Campus/ Green Campus dalam konteks pelestarian lingkungan bukan hanya suatu lingkungan kampus yang dipenuhi dengan Pepohonan yang Hijau ataupun kampus yang dipenuhi oleh Cat Hijau, ataupun karena kebetulan Jaket Almamater kampus yang bersangkutan berwarna hijau, namun lebih jauh dari itu makna yang terkandung dalam eco-campus adalah sejauh mana masyarakat kampus dapat memanfaatkan sumberdaya yang ada di lingkungan kampus secara efektif dan efisien, dimana semua kegiatan itu dapat dibuat neraca dan dapat diukur secara Kuantitatif baik dalam jangka waktu bulanan maupun tahunan. Berbagai bentuk antisipasi ataupun menyiasati berupa mitigasi serta adaptasi sebagai wujud kepedulian yang melahirkan berbagai program maupun gerakan-gerakan lingkungan dalam upaya memerangi pemanasan global tersebut, baik berupa program-program lingkungan yang diprakarsai oleh pemerintah (baca: Kementerian Lingkungan Hidup), gerakan-gerakan oleh LSM Lingkungan, Pendidikan di sekolah-sekolah, kampanye, penyuluhan, sosialisasi, dll. Merupakan bagian program lingkungan yang  menjadi tujuan Perguruan Tinggi adalah yang disebut dengan program eco-campus (Green Campus). Pada dasarnya berbagai program eco-campus adalah bersifat sukarela (volunteer) dan merupakan program stimulus, dimana tidak ada unsur paksaan maupun tekanan dari pemerintah. Dengan demikian yang diharapkan adalah muncul dan terbangunnnya kesadaran dan kepedulian masyarakat kampus para intelektual ) dalam memelihara kelestarian lingkungan. Sebagai model atau contoh bagian gerakan kolektif dalam pengelolaan lingkungan yang baik dan benar, Salam Lestari.

‘ SELAMAT BERKARYA DALAM KELOMPOK STUDY LINGKUNGAN’